![]() |
| Bersama Rhenald Kasali 2022 |
Pernahkah Anda mengenal sosok yang karyanya selalu menginspirasi, hingga Anda merasa seolah ‘bertemu’ langsung lewat buku dan media digital? Bagi saya, sosok itu adalah Prof. Rhenald Kasali, living legend yang memopulerkan Teori Disruption—teori yang membantu kita memahami bagaimana dinamika teknologi merombak tatanan lama menjadi serba cepat.
Awal Pertemuan di Kick Andy Award
Pertama kali saya bertemu Prof. Rhenald pada 15 Januari 2018. Saat itu saya mendampingi Uda Yuliandre Darwis—Ketua KPI—sebagai tim juri Kick Andy Award di Metro TV. Selain Prof. Rhenald, saya juga berkesempatan berjumpa Andy F. Noya, sosok jurnalis yang sangat akrab di telinga kita. Saya terkesan melihat bagaimana beliau tetap rendah hati dan hangat, meski namanya sudah besar. Senyum tulusnya saat menyapa membuat saya merasa istimewa di ruangan itu. Dalam diskusi penjurian, ia memaparkan gagasan-gagasan progresif, sekaligus terbuka menerima masukan dari sesama juri. Peserta yang dinilai benar-benar luar biasa—hasil kurasi ketat Metro TV—sehingga menentukan pemenang nyaris mustahil.
![]() |
| Rhenald Kasali - Metro TV 2018 |
Kebetulan Manis di Jakarta Escape
Setelah tak lagi aktif di KPI, saya kembali ‘bersua’ dengan Prof. Rhenald pada 11 September 2022. Waktu itu, saya dan keluarga berkunjung ke Jakarta Escape—wahana yang dikelola Rumah Perubahan, lembaga yang dipimpin beliau. Awalnya, niat saya hanya mengajak si kecil bermain, menikmati alam, melihat binatang, dan kulineran ringan. Dua jam bersenang-senang kemudian, saya hendak ke area parkir dan melihat sosok familiar sedang berdiskusi serius di depan kursi Breezy Café. Hati saya berdebar: “Apakah saya berani menyapa beliau?” Namun saya tak ingin melewatkan momen langka itu.
Mengatasi rasa ragu, saya pun menyapa Prof. Rhenald. Responsnya persis seperti dahulu: ia berdiri, tersenyum hangat, lalu menyapa balik. Rekannya menurunkan buku catatan, memberi kode kecil agar saya tak perlu terburu-buru. Berbekal kenangan 2018, saya membuka pembicaraan dengan, “Prof, saya Rizki. Uda Yuliandre Darwis menitip salam.” Ternyata, upaya tersebut berhasil. Prof. Rhenald langsung menanyakan kabar Uda Yuliandre di KPI, dan obrolan ringan pun mengalir: tentang asal-usul Jakarta Escape, acara keluarga yang rutin diadakan, hingga tawaran untuk menyelenggarakan event komunitas di sana secara gratis. Setelah berfoto bersama sebagai bukti pertemuan, saya berbincang lebih lanjut dengan Mba Iren, Manager Jakarta Escape, tentang rencana event yang semoga terwujud suatu hari.
Kesimpulan: Kekuatan “Recall” dalam Journey Connecting
Dua momen tak terduga itu mengajarkan saya bahwa menyebut kembali detail dari pertemuan sebelumnya—seperti menyampaikan salam dari rekan atau mengutip diskusi yang pernah terjadi—bukan sekadar trik komunikasi, melainkan jembatan emosional yang membuat percakapan terasa hangat dan bermakna. Dengan teknik “recall,” Anda menunjukkan bahwa Anda benar-benar mendengarkan dan menghargai hubungan yang telah terjalin. Hanya dengan sapaan dan referensi singkat, Anda bisa menumbuhkan rasa nyaman, mempererat koneksi, dan membuka peluang diskusi yang lebih mendalam.
Finding Warmth Behind the Legend: My Encounter with Prof. Rhenald Kasali
Have you ever admired someone so deeply that you feel as if you’ve met them through their books and digital insights? For me, that person is Prof. Rhenald Kasali, the living legend who popularized the Theory of Disruption—an idea that helps us grasp how technological dynamics reshape the old order into something incredibly fast-paced.
First Meeting at the Kick Andy Award
I first met Prof. Rhenald on January 15, 2018, when I accompanied Uda Yuliandre Darwis—the Chairman of Indonesia’s Broadcasting Commission (KPI)—as a jury member for the Kick Andy Award at Metro TV. Alongside Prof. Rhenald, I also had the privilege of meeting the renowned journalist Andy F. Noya. I was struck by Prof. Rhenald’s humility and warmth despite his fame. His genuine smile made me feel significant in that room. During the judging discussion, he presented progressive ideas while remaining open to feedback from fellow jurors. The participants were exceptional—curated stringently by Metro TV—making it nearly impossible to pick the best among the best.
A Serendipitous Encounter at Jakarta Escape
After stepping away from KPI, I unexpectedly crossed paths with Prof. Rhenald again on September 11, 2022. My family and I visited Jakarta Escape, a recreational area managed by Rumah Perubahan, the organization he leads. My original plan was simple: take my little one to play, enjoy nature, see some animals, and grab a bite. Two hours later, as I headed toward the parking area, I noticed a familiar figure deep in discussion in front of Breezy Café. My heart raced—would I dare say hello? Yet, I didn’t want to miss such a rare opportunity.
Overcoming my hesitation, I greeted Prof. Rhenald, who immediately stood, returned my smile, and greeted me back. His colleague lowered her notebook, signaling I had the moment. Drawing on our 2018 encounter, I introduced myself: “Prof, I’m Rizki. Uda Yuliandre Darwis sends his regards.” The recall technique worked perfectly. He asked about Uda Yuliandre’s status at KPI, and a light-hearted conversation ensued: about the origins of Jakarta Escape, monthly family events, and an invitation to host community gatherings there for free. After a commemorative photo, I continued chatting with Mba Iren, the Jakarta Escape Manager, about hosting an event—an idea I hope to bring to life soon.
Conclusion: The Power of “Recall” in Your Journey Connecting
Those two unexpected moments taught me that bringing up past details—whether it’s passing along a colleague’s regards or referencing a previous discussion—is more than a communication tactic; it’s an emotional bridge that makes conversations warm and meaningful. With the “recall” technique, you demonstrate genuine listening and appreciation for your relationship. A simple greeting and a brief reference can cultivate comfort, strengthen connections, and open doors to deeper dialogue.


Komentar
Posting Komentar
Berikan yang terbaik!